Pegagan
merupakan gulma yang sering dipandang sebelah mata. Namun ternyata memiliki
manfaat kesehatan yang luar biasa. Sejak lama tumbuhan yang memiliki nama latin
centella asiatica ini dipercaya mampu
meningkatkan kecerdasan otak.
Hasilnya, IQ meningkat sampai 4,6%. Semua
anak yang mengikuti uji klinis juga lebih konsentrasi. Selain itu, zat asiaticosida yang terdapat dalam pegagan
berkhasiat menjadikan anak yang berperilaku pasif, pemalu, gelisah, menjadi
periang, komunikatif, dan kooperatif. Senyawa golongan triterpenoid itu mampu
meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kewaspadaan. Cara kerjanya dengan
melancarkan sirkulasi pasokan oksigen dan nutrisi sel ke otak. Selain itu daun
pegagan juga mengandung senyawa alkaloid yang dapat memberikan energi bagi otak
Selain
bermanfaat bagi otak, ternyata pegagan juga mampu melemahkan bakteri lepra, Mycrobacterium Leprae, dengan mengikis
bagian berlilin dinding luarnya. Dengan begitu, baksil itu dapat dengan mudah
ditumpas oleh tubuh atau obat lainnya.
Penelitian yang dilakukan oleh Boeteau
dari Tuberculosis Research Center juga menunjukkan bahwa tanaman yang bersifat
adaptif itu menghasilkan antibiotic yang aktif melawan baksil tuberculosis. Senyawa
asiaticosida tidak hanya mampu
menghambat pertumbuhan bakteri tuberculosis tapi juga berpotensi sebagai
imunomodulator alias peningkat daya tahan tubuh
Artikel dari majalah Ar-Risalah Maret 2014

