Thursday, November 5, 2020

Demensia Dini

 

Banyak terjadi di usia produktif, bagaimana mengatasinya?

Mengapa mudah lupa?

Selain faktor usia, tentu saja hal yang alami, penyebab utama mudah lupa adalah stress yang berkepanjangan yang memicu kelelahan otak. Yang  bila tidak segera diatasi akan menurunkan fungsi otak. Demikian juga sebaliknya, kurang mengaktifkan kerja otak, sel – sel otak jarang dirangsang untuk bekerja juga akan mengalami kemunduran fungsi.

Menurut pakar kejiwaan, wanita lebih beresiko mudah lupa karena faktor hormon pada wanita menyebabkan wanita lebih mudah mengalami stress daripada pria.

Bagaimana cara menguji otak kita, apakah masih berfungsi dengan baik atau sudah mengalami kemunduran? Hal yang paling mudah untuk mengujinya adalah mengetahui sejauh mana ingatan kita, misalnya masih ingatkah kita dengan kegiatan kita mulai bangun pagi sampai saat ini dengan detail?

pengenalan dini demensia (mudah lupa) harus mengetahui ;

·    Kondisi normal; yaitu kondisi kognitif pada usia lanjut yang terjadi dengan penambahan usia dan bersifat alamiah. Contoh; keluhan mudah lupa secara subyektif, tidak ada gangguan kognitif atau demensia.

·       Kondisi pre demensia; yaitu gangguan kognitif pada usia lanjut dengan ciri mudah lupa yang makin nyata dan dikenali (diketahui dan diakui) oleh orang dekatnya.

·  Kondisi demensia; yaitu gangguan kognitif pada usia lanjut dengan berbagai jenis gangguan seperti mudah lupa yang konsisten, disorisiensi terutama terhadap waktu, gangguan dalam mengutarakan pendapat dan pemecahan masalah, gangguan dalam aktifitas di rumah dan minat intelektual, serta gangguan dalam pemeliharaan diri sendiri.

google image
Mengapa otak perlu nutrisi?

Secara alamiah penurunan daya ingat di mulai pada usia 40 tahunan. Pada usia tersebut ada beberapa sel otak sudah mengalami degradasi fungsi bahkan mati. Padahal sel otak yang telah mati tidak akan mengalami regenerasi. Inilah yang menjadikan penyebab mengapa orang mudah lupa, sulit konsentrasi. Dan bila si “pelupa” didapati pada usia muda, penyebab yang paling mungkin adalah stress berkepanjangan yang memacu kelelahan otak sehingga daya ingat tidak lagi cukup kuat. (Drs. H. Zainuddin Sri Kuntjoro, Mpsi, 2002).

google image

Kemunduran kemampuan otak, seiring dengan proses penuaan, akan diikuti penurunan secara linier kemampuan otak dalam hal :

·   Daya ingat, yaitu berupa penurunan kemampuan penamaan dan kecepatan mencari kembali informasi yang telah disimpan. Adapun cara mengatasinya jangan dibuat “nganggur” atau diistirahatkan karena akan semakin mempercepat proses kemunduran.

·  Intelegensia dasar, yaitu penurunan fungsi otak bagian kanan yang antara lain berupa kesulitan dalam komunikasi non verbal, pemecahan masalah, mengenal wajah orang, kesulitan dalam konsentrasi. Adapun pengendaliannya adalah dengan proses belajar dengan latihan – latihan untuk mengasah otak dan memecahkan masalah yang ringan.

Kemunduran kemampuan otak juga dipengaruhi dari faktor luar, misalnya terbenturnya kepala kita, memungkinkan terjadinya kerusakan fisik dalam sel – sel otak. Demikian juga penyakit – penyakit bawaan seperti epilepsi, berpotensi mempercepat saat kemunduran kemampuan otak. Namun demikian hal tersebut di atas dapat di atasi selagi kita secara intensif melakukan pemeliharaan.

Bagaimana merawat otak?

Sel otak memerlukan nutrisi dan oksigen sebagai “bahan bakar” untuk melancarkan kerja otak dan aliran darah menuju ke otak. Sel otak tidak akan mengalami regenerasi setelah usia 40 tahunan. Dari kenyataan tersebut di atas yang terbaik untuk dilakukan adalah pemeliharaan yang sejak dalam kandungan, diberikan nutrisi yang memacu pada pertumbuhan dan perkembangan sel otak, kemudian merawatnya dengan membiasakan pola hidup sehat dan selalu melatih diri merangsang otak untuk memecahkan masalah – masalah yang ringan.

Media Kesehatan Alami


No comments:

Post a Comment