Wednesday, March 25, 2015

TERAPI ATASI PROSTAT




Dr. James K.N. Tan dari RS Mount Elizabeth, Singapore menemukan terapi dalam bidang saluran kemih (urologi) dengan menggunakan alat Da Vinci Robotic Surgery untuk mengobati kanker prostat dan Greenlight Laser System untuk mengobati pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH).


Prostat adalah bagian dari sistem reproduksi pria. Prostat terletak di depan rektum, di bawah kandung kemih. Prostat mengelilingi uretra, saluran aliran urine. Prostat yang sehat berukuran sebesar biji walnut. Hormon pria (androgen) bertanggung jawab membuat prostat tumbuh. Namun jika prostat tumbuh terlalu besar akibatnya bisa menekan uretra. Hal ini akan menghentikan aliran urine dari kandung kemih menuju penis.
            Kanker prostat muncul ketika sel-sel dalam prostat tumbuh dan berlipat ganda secara tidak terkendali. Supaya terhindar dari kanker prostat, harus dilakukan deteksi dini. Caranya dengan melakukan tes. Ketika kanker prostat diketahui sejak awal dan diobati secepatnya, harapan sembuh bisa mencapai 100%.
            Oleh karena itu kita dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan kesehatan prostat. Pemeriksaan meliputi tes medis untuk mendiagnosa kanker awal sebelum mulai gejala. Tes kanker prostat sebaiknya dilakukan pada usia 50 tahun. Pada pria yang memiliki riwayat keluarga yang terkena masalah prostat (bapak, paman, atau saudara laki-laki yang memiliki kanker prostat) dapat melakukan tes pada usia 45 tahun.
           
TES KANKER PROSTAT
            Dokter menggunakan 2 tes untuk memeriksa kanker prostat,      yaitu dengan :
1. Digital Rectal Exam
            Dokter akan memasukkan jari bersarung yang dilubrikasi (diberi pelicin) ke dalam rektum untuk menilai ukuran, bentuk, simetri, dan konsistensi prostat. Jika kelenjar prostat membesar tidak rata dan keras, maka cenderung menjadi kanker.
2. Prostate Specific Antigent (PSA)
            Tes darah sederhana dilakukan untuk mengukur kadar PSA yaitu protein yang diproduksi oleh prostat. Nilai PSA normal bervariasi tergantung usianya. Umumnya, semakin tinggi kadar PSA, semakin besar risiko kanker prostat. Pembesaran prostat benigna (jinak), infeksi saluran urine dan radang prostat juga dapat menyebabkan kenaikan PSA.
            PSA normal kalau usia 40 – 49 (kurang dari 2,5µg/L), usia 50 – 59 (kurang dari 3µg/L), usia 60 – 69 (kurang dari 4µg/L).

TERAPI KANKER PROSTAT
            Pilihan pengobatan didiskusikan berdasarkan umur pasien, kadar PSA, hasil biopsi, dan tahapan penyakit. Pengobatan termasuk operasi, radiasi, terapi hormon, kemoterapi atau “ watchfull waiting” (tidak mengobati kanker tapi mengawasinya dengan ketat).
            Da Vinci Robotic Surgery adalah salah satu alat untuk mengobati kanker prostat. Sistem operasi Da Vinci merupakan terobosan yang memungkinkan ahli bedah mendapatkan gambaran 3 dimensi dan pembesaran hingga 10 kali lipat.
            Sistem ini bekerja dengan menggunakan kamera mikro berkekuatan tinggi yang diletakkan pada teleskop dan dimasukkan ke dalam tabung tipis ke dalam tubuh pasien.
            Robot Da Vinci inilah yang mengoperasi pasien dengan digerakkan oleh dokter. Robot Da Vinci memiliki 3 tangan berbentuk tabung dimana 1 tangan berfungsi sebagai tangan kanan, 1 tangan berfungsi sebagai tangan kiri, dan 1 tangan lagi untuk kamera. Kadang 1 tangan lagi diperlukan untuk membantu operasi seperti menggeser organ tubuh lain yang menghalangi.
            Operasi menggunakan robot Da Vinci dapat mengurangi kesalahan yang sering terjadi pada operasi konvensional. Selain itu juga dapat mempersingkat waktu operasi dari 9 jam (operasi konvensional) menjadi hanya 3 – 4 jam. Keuntungan lainnya adalah bekas operasi hanya berupa 6 lubang sebesar lubang kunci di sekitar perut. Bandingkan dengan operasi konvensional yang membelah perut dari kiri sampai kanan. Tentu akan menghasilkan bekas jahitan yang panjang dan sulit dihilangkan.

TERAPI BENIGN PROSTATE HYPERPLASIA (BPH)
            Dibutuhkan waktu hampir 50 tahun bagi pria untuk mengalami pembesaran prostat. Sebagian pria dengan usia 50 tahun ke atas akan mengalami pembesaran prostat yang lebih dikenal dengan sebutan Benign Prostate Hyperplasia (disingkat BPH).
            Gejalanya antara lain : sering buang air kecil terutama di malam hari, keinginan buang air kecil dating tiba-tiba, harus memaksakan saat buang air kecil, perasaan bahwa kandung kemih tidak pernah kosong, nyeri atau rasa terbakar, urine bocor, dan aliran urine lemah.
            Jika gejala tersebut mengganggu kehidupan anda, maka anda terkena penyakit pembesaran prostat jinak (Benign Prostate Hyperplasia).
            Untuk itu diperlukan pertimbangan pengobatan. Diskusikan dengan dokter mengenai pilihan terapi termasuk keefektifan dari setiap terapi dan tingkat resiko yang mungkin terjadi. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan Greenlight Laser System. Sistem laser Greenlight merupakan “laser hijau” berkekuatan tinggi yang dengan cepat menguapkan dan secara tepat memindahkan jaringan prostat yang membesar.
            Kalau teknologi laser yang dulu hanya menggunakan panas untuk menghancurkan jaringan tapi tidak memindahkan jaringan prostat yang telah hancur. Sehingga jaringan yang telah hancur itu tertinggal di dalam tubuh dan menimbulkan rasa nyeri saat berkemihdan ketidaknyamanan selama beberapa minggu.
KURANGI RESIKO MASALAH PROSTAT
            Menurut ilmu kedokteran, semua laki-laki akan terkena masalah prostat di usia senja. Namun tidak perlu khawatir karena resiko penyakit tersebut dapat dikurangi. Berikut tips mengurangi resiko masalah prostat :
1.      Kurangi makanan kaya lemak hewan
2.      Perbanyak makanan kaya lycopene (tomat), selenium (makanan laut), vitamin E, isoflavonoid (kedelai)
3.      Makan sedikitnya 5 porsi buah dan sayuran sehari
4.      Berolah raga rutin
5.      Pertahankan berat ideal

No comments:

Post a Comment