Thursday, July 2, 2015

HERNIA INGUINALIS

Hernia Inguinalis adalah keadaan di mana sebagian usus masuk melalui sebuah lubang pada dinding perut ke dalam kanalis inguinalis. Kanalis Inguinalis adalah saluran berbentuk tabung yang merupakan jalan tempat turunnya testis (buah zakar) dari perut ke dalam skrotum (kantung zakar) sesaat sebelum bayi dilahirkan.
Penyebab
            Biasanya tidak ditemukan penyebab yang pasti meskipun kadang dihubungkan dengan angkat berat. Hernia terjadi jika bagian dari organ perut (biasanya usus) menonjol melalui suatu titik yang lemah atau robekan pada dinding otot yang tipis yang menahan organ perut pada tempatnya.
            Pada pria, hernia bisa terjadi di selangkangan yaitu pada titik di mana korda spermatika keluar dari perut dan masuk ke dalam skrotum. Hernia Inguinalis Direk menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan sedangkan Hernia Indirek turun ke dalam skrotum.
Gejala
            Biasanya Hernia Inguinalis menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan dan skrotum tanpa rasa nyeri. Jika penderita berdiri, benjolan bisa membesar. Dan jika penderita berbaring, benjolan akan mengecil karena isinya keluar dan masuk di bawah.
Diagnosa
            Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Benjolan akan membesar jika penderita batuk, membungkuk, mengangkat beban berat, atau mengejan.
Pengobatan
            Hernia Inguinalis seringkali dapat didorong kembali ke dalam rongga perut. Tetapi jika tidak dapat didorong kembali melalui dinding perut maka usus bisa terperangkap di dalam Kanalis Inguinalis (inkarserasi) dan aliran darahnya terputus (strangulasi). Jika tidak ditangani bagian usus yang mengalami strangulasi bisa mati karena kekurangan darah. Biasanya dilakukan pembedahan untuk mengembalikan usus ke tempat asalnya dan untuk menutup lubang pada dinding perut agar hernia tidak terjadi lagi.
            Obat – obatan biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri setelah penderita menjalani pembedahan. Kadang setelah menjalani pembedahan penderita dianjurkan untuk memakai korset supaya menyokong otot yang lemah selama masa pemulihan.
Media Kesehatan Malangraya

No comments:

Post a Comment