Tuesday, June 23, 2015

RESEP ANEKA JUICE PENCEGAH KANKER

Warta Patologi Malang

Juice Brokoli Wortel
            300 gr Wortel
            100 gr Brokoli
            1 gelas es batu
            100 cc air

google image

Juice Brokoli Apel Pir
            50 gr Brokoli
            50 gr Apel
            100 gr Pir
            25 gr Tauge
            100 cc air
            1 gelas es batu

Shake Susu Kedelai
            50 gr Strawberry
            Susu Kedelai secukupnya
            1 gelas es batu
            200 cc air
            4 sdm gula

Punch Kapri Manis Apel
            50 gr Kapri manis
            100 gr Apel
            1 sdm Jeruk Nipis
            100 ml air
            2 sdm madu
            1 gelas es batu

google image

Juice Tomat Berkhasiat
            100 gr Tomat
            50 gr Mentimun
            1 sdm Jeruk nipis
            ¼ sdt Lada
            1/8 sdt garam
            ½  gelas es batu
            1 sdm madu

Juice Tomat Campur Sayur
            100 gr Tomat
            15 gr batang seledri
            ½ ruas jahe
            2 siung bawang putih
            50 gr wortel
            25 gr lobak
            50 cc air

            1 gelas es batu

Friday, June 19, 2015

How to keep your skin young



Every woman dreams to keep her skin young, but aging process is inevitable. Many women use the best face cream, but it is hard to find it among the thousands of health and cosmetics products. Luckily the cosmetics industry is developing at a tremendous rate and offers long-creams and serums with the possibilities of plastic surgery. The dehydration, formation of wrinkles, wilting and thinning of the skin are inevitable consequences of aging. Our skin is constantly renewed, but the rate of regeneration of skin cells decreases with age. The molecules maintain its elasticity – collagen and elastin, begin to decompose and harden with age. The water contained in the skin also decreases. To threat these problems you can use the best spot cream. As a result, skin begins to lose its elasticity and softness, thinner, higher sensitivities, dry and wrinkles appear. Two groups of factors causing skin aging: internal (endogenous) and external (exogenous). Internal factors are heredity and age. A Foreign: the impact of the environment in which the most dangerous are the ultraviolet rays. They cause the formation of free radicals that attack cells and elastic fibers in the skin, significantly accelerating its aging. There are various sources of free radicals, environmental pollution, smoking, alcohol, certain medications and unhealthy lifestyle in general. Another terrible sign of age of the skin are the dark circles. The dark circles under eye treatment can be done with the quality cosmetics of Purity Skinmedicaments.
And yet, although it can not be stopped, the process of aging can be delayed. Good moisturizing and nourishing skin remains young for a long time. But it is advisable to use anti-wrinkle cosmetics to prevent their early appearance or to limit their pit. The anti-wrinkle cosmetics act on the dermis, which contains collagen and elastic fibers. Stimulates fibroblasts (the cells that produce them) and fights free radicals. The main active ingredients in cosmetics against wrinkles are vitamins, essential fatty acids, enzymes hydrating products and polymers. The main problem of anti-wrinkle cosmetic products that penetrate the hard outer layer of skin. So they added liposomes (synthetic oil) which provide a deeper and better penetration.

http://health-journal.org

Thursday, June 18, 2015

Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Tifus

BY LISTIAFERDINAND, http://artikeltentangkesehatan.com/

Penanganan penyakit tifus memerlukan ketelatenan dan kesabaran yang tinggi. Hal ini terutama lebih dikarenakan oleh lamanya penyakit ini untuk bisa sembuh total. Belum lagi pantangan-pantangan yang harus dilakukan agar penyakit ini tidak menjadi lebih parah. Sungguh, semua halnya memerlukan ekstra perhatian.
Hal-hal yang menjadi perhatian saat sakit tifus sebenarnya tidak terlalu banyak. Hal-hal tersebut di antaranya saja adalah adanya makanan yang harus dihindari penderita tifus, tidak bolehnya penderita untuk banyak bergerak, keharusan penderita untuk istirahat total (bedrest), hingga mungkin rawat inap (opname) di rumah sakit. Dari sekian hal yang menjadi perhatian, makanan yang harus dihindari penderita tifus akan menjadi bahasan kita kali ini.
Makanan yang harus dihindari penderita tifus cukup mudah karena makanan bagi penderita tifus hanya boleh bubur nasi atau bubur buah manis yang sangat encer. Makanan-makanan ini harus dihindari karena efeknya terhadap perut penderita, terutama bagian usus yang memang sedang ‘bermasalah’. Makanan-makanan yang terlarang bagi penderita tifus ini di antaranya adalah makanan pedas, makanan berlemak, kopi, serta minuman bersoda.
§  Makanan pedas di dalam perut yang normal akan membuat organ-organ pencernaan panas. Luka di dalam usus akibat bakteri Salmonella typhi selama tifus jika diberi makanan pedas akan mengalami pembengkakan dan mungkin pendarahan. Nah, jika sudah begini, kesembuhan penyakit tifus yang diderita akan semakin lama. Bahkan jika dilakukan, ini bisa membawa kematian penderita.
§  Makanan berlemak dicerna tubuh lebih lama daripada makanan berkarbohidrat. Hal ini karena ikatan kimia lemak yang lebih kompleks dan juga karena pencernaan lemak baru terjadi di dalam usus. Bukan di mulut atau di lambung seperti layaknya karbohidrat. Jika penderita tifus mengonsumsi makanan berlemak, ususnya yang justru sedang ‘bermasalah’ dipaksa untuk ‘bekerja’. Bukan hal mustahil, ini bisa menyebabkan pendarahan usus. Jika sudah begini kesembuhan penyakit juga akan lama dan mungkin bisa menyebabkan kematian.
§  Di dalam perut kopi bisa memicu naiknya tingkat keasaman lambung. Jika penderita tifus mengonsumsi kopi, bisa Anda bayangkan seperti apa jadinya? Ya, usus yang sedang luka diberi asam maka sudah pasti lapisan-lapisan mukosa usus bisa tergerus dan akhirnya terjadi pendarahan. Lagi-lagi, ini bisa menyebabkan kematian.

§  Hal yang sama juga terjadi pada minuman bersoda. Karbonasi soda di dalam perut bisa menyebabkan naiknya kadar keasaman lambung. Maka seperti kopi, ini bisa menyebabkan kematian.

Wednesday, June 17, 2015

7 Tips Agar Tubuh Tetap Berenergi Saat Berpuasa



Bagi umat Islam, puasa Ramadan adalah sebuah kewajiban yang harus dijalani. Agar tubuh tetap berenergi saat berpuasa, sebenarnya ada kiat-kiat tertentu untuk mendukung hal tersebut.
Menurut Dr. Tirta Prawita Sari, MSc, Sp. Gk, Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi, ketika sahur sebaiknya memilih makanan yang indeks glikemiknya (nilai karbohidrat) rendah. Dr. Tirta menyarankan untuk menghindari makanan seperti mi instan saat sahur, karena kandungan glikemiknya tergolong tinggi. Makanan yang indeks glikemiknya tinggi membuat seseorang lebih cepat lapar. Menurutnya, makanan berindeks glikemik tinggi sebaiknya dikonsumsi ketika berbuka. Adapun beberapa tips berikut ini bisa membantu puasa anda tetap optimal dan tubuh tetap berenergi sepanjang hari.

Beberapa Tips Agar Tubuh Tetap Berenergi Ketika Berpuasa

1. Mengonsumsi makanan tinggi serat
Saat sahur, libatkan makanan-makanan berserat untuk disantap. Anda bisa mengkombinasikan antara nasi dan makanan berserat seperti sayuran atau kacang-kacangan. Makanan yang tinggi serat dapat memberikan efek kenyang yang lama sehingga anda tidak akan mudah lapar.
2. Mengonsumsi makanan berprotein
Mengonsumsi makanan berprotein seperti ikan, ayam, telur, dan tahu juga sangat penting, karena membuat tubuh jadi lebih berenergi. Kurangnya asupan protein dapat membuat tubuh cepat lemas dan lesu.
3. Mengonsumsi lemak baik
Lemak baik bisa didapatkan dari ikan, kacang-kacangan, minyak kelapa murni, dan buah seperti alpukat. Lemak terutama lemak baik  (HDL) juga diperlukan tubuh untuk menyerap nutrisi. Selain itu, lemak baik berperan penting dalam menyediakan energi bagi tubuh.
4. Batasi garam
Batasi mengonsumsi makanan yang asin ketika sahur. Mengonsumsi makanan yang tinggi garam akan membuat tubuh anda cepat lapar dan dehidrasi.
5. Jangan memasak makanan terlalu lembek
Untuk menjaga tubuh tetap berenergi selama berpuasa, sebaiknya jangan memasak makanan yang terlalu lembek. Hal ini dikarenakan makanan yang lembek dapat membuat tubuh menjadi cepat lemas.
6. Penuhi kebutuhan cairan
Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih setidaknya 8 gelas setiap hari (akumulasi ketika sahur dan berbuka).
7. Olahraga
Sempatkan pula waktu untuk beraktivitas fisik. Olahraga dapat membuat tubuh tetap bugar sepanjang hari, sehingga tubuh anda tidak mudah lemas. Pilihlah olahraga yang menurut anda ringan.

http://www.artikelkesehatan99.com

Saturday, June 13, 2015

SUPERFOODS THAT BOOST ENDURANCE

http://www.thehealthjournals.com, BRIDGIT KIN-CHARLTON
As a former endurance athlete, I know that low energy is not an option. Whether a triathlete, runner, cyclist or swimmer, you’ve probably spent the night before a big race or long run consuming large amounts of pasta at your favorite Italian restaurant. But is there a better way to fuel your body and provide it with the proper nutrients to aid in recovery and effectively fight the free radical damage from which endurance athletes suffer? Consider adding to your grocery list these six superfoods that will boost your endurance.

Sweet Potatoes

Sweet potatoes are a starchy vegetable, rich in vitamins A and C, which are both powerful antioxidants that work in removing free radicals from your body. They help lower blood pressure and are a powerful food for endurance athletes because of their high vitamin and mineral content. The potassium, iron, manganese and copper are all minerals that many athletes lack; manganese and copperbeing crucial in healthy muscle function.

Quinoa

Quinoa is an ancient high-energy grain from South America. The Incas used it to increase the stamina of their warriors and allow them to run long distances at high altitudes. It’s a complete protein, meaning is has all nine essential amino acids. It’s also a good source of manganese, magnesium, iron, zinc, potassium and calcium. Because it is gluten free, it is very easy to digest, a good thing when you’re headed out for a long run.

Oatmeal

Oatmeal has a high soluble fiber content, is high in complex carbohydrates, is a good source of protein and has a low glycemic index, which provides a sustained release of energy into the bloodstream—imperative for endurance athletes. Oatmeal offers your body a regular dose of Vitamin B and is rich in minerals and antioxidants. It’s credited for maintaining a good level of cholesterol in the body and is known as one of the most nourishing foods for the body, especially for athletes.

Whey

Whey protein isolate is the purest form of whey protein and is a complete protein that contains all of the essential amino acids. It’s absorbed quickly and efficiently into the body, making it an athletes dream. It doesn’t contain any fat or cholesterol. The protein and array of amino acids are essential in muscle re-building, especially after a strenuous workout or race. For athletes, it’s a great fast recovery method because it helps prevent muscle breakdown and is the fastest digesting protein.

Kale

Kale is a member of the cabbage family and contains high levels of vitamins A, K, B6, calcium and iron. It’s an antioxidant-rich vegetable that helps regulate the body’s inflammatory process. Kale also contains carotenoids and flavonoids, two powerful antioxidants that protect cells from free radicals that cause oxidative stress, as well as a high fiber content that helps lower cholesterol.

Chia Seeds


Chia seeds are a nutrient-dense super food that contain a high amount of fiber, three times the amount of antioxidants than blueberries, and are loaded with calcium, iron and protein. They also contain a high amount of omega-3 fatty acids and hydrophilic properties, which means that the seeds have the ability to absorb more than twelve times their weight in water, thus allowing prolonged hydration. The seeds helpin retaining moisture and regulate the body’s absorption of nutrients.