BY http://artikeltentangkesehatan.com/
Penanganan penyakit tifus memerlukan
ketelatenan dan kesabaran yang tinggi. Hal ini terutama lebih dikarenakan oleh
lamanya penyakit ini untuk bisa sembuh total. Belum lagi pantangan-pantangan
yang harus dilakukan agar penyakit ini tidak menjadi lebih parah. Sungguh,
semua halnya memerlukan ekstra perhatian.
Hal-hal yang menjadi perhatian saat
sakit tifus sebenarnya tidak terlalu banyak. Hal-hal tersebut di
antaranya saja adalah adanya makanan yang harus dihindari penderita tifus,
tidak bolehnya penderita untuk banyak bergerak, keharusan penderita untuk
istirahat total (bedrest), hingga mungkin rawat inap (opname) di rumah sakit.
Dari sekian hal yang menjadi perhatian, makanan yang harus dihindari penderita
tifus akan menjadi bahasan kita kali ini.
Makanan yang
harus dihindari penderita tifus cukup
mudah karena makanan bagi penderita tifus hanya boleh bubur nasi atau bubur
buah manis yang sangat encer. Makanan-makanan ini harus dihindari karena
efeknya terhadap perut penderita, terutama bagian usus yang memang sedang
‘bermasalah’. Makanan-makanan yang terlarang bagi penderita tifus ini di
antaranya adalah makanan pedas, makanan berlemak, kopi, serta minuman bersoda.
§
Makanan pedas di dalam perut yang normal
akan membuat organ-organ pencernaan panas. Luka di dalam usus akibat bakteri
Salmonella typhi selama tifus jika diberi makanan pedas akan mengalami
pembengkakan dan mungkin pendarahan. Nah, jika sudah begini, kesembuhan
penyakit tifus yang diderita akan semakin lama. Bahkan jika dilakukan, ini bisa
membawa kematian penderita.
§
Makanan berlemak dicerna tubuh lebih
lama daripada makanan berkarbohidrat. Hal ini karena ikatan kimia lemak yang
lebih kompleks dan juga karena pencernaan lemak baru terjadi di dalam usus.
Bukan di mulut atau di lambung seperti layaknya karbohidrat. Jika penderita
tifus mengonsumsi makanan berlemak, ususnya yang justru sedang ‘bermasalah’
dipaksa untuk ‘bekerja’. Bukan hal mustahil, ini bisa menyebabkan pendarahan
usus. Jika sudah begini kesembuhan penyakit juga akan lama dan mungkin bisa
menyebabkan kematian.
§
Di dalam perut kopi bisa memicu naiknya
tingkat keasaman lambung. Jika penderita tifus mengonsumsi kopi, bisa Anda
bayangkan seperti apa jadinya? Ya, usus yang sedang luka diberi asam maka sudah
pasti lapisan-lapisan mukosa usus bisa tergerus dan akhirnya terjadi
pendarahan. Lagi-lagi, ini bisa menyebabkan kematian.
§
Hal yang sama juga terjadi pada minuman
bersoda. Karbonasi soda di dalam perut bisa menyebabkan naiknya kadar keasaman
lambung. Maka seperti kopi, ini bisa menyebabkan kematian.
No comments:
Post a Comment