Memiliki masalah bau badan akan membuat orang menjadi tidak percaya diri. Orang-orang di sekitarnya pun pasti risih dan tidak nyaman bila mendapati orang dengan bau menyengat di dekatnya.
Sebenarnya semua orang memiliki bau badan. Hal itu normal dan sangat wajar. Hanya saja tidak terlalu menyengat, namun ada beberapa orang yang memiliki bau badan yang menyengat dan tidak sedap. Hal ini dikarenakan beberapa faktor.
Tubuh kita memiliki 3 kelenjar keringat, salah satunya kelenjar apokrin. Kelenjar apokrin ini berada di tempat tumbuhnya bulu, yakni di kulit kepala, ketiak, dan area selakangan. Keringat yang dikeluarkan kelenjar apokrin cenderung berlemak. Di situ lah sumber bau pada umumnya.
Bila keringat yang keluar terlalu banyak, akan menyebabkan kulit menjadi lembab dan kotor. Tempat yang lembab, panas, dan kotor ini lah bakteri akan tumbuh subuh. Keringat yang tercampur dengan bakteri akan mengeluarkan bau tidak sedap. Maka dari itu, jagalah kebersihan tubuh Anda agar bakteri tidak berkembang biak, dan kurangi aktivitas atau mengonsumsi sesuatu yang menyebabkan Anda banyak berkeringat. Mandilah minimal 2 kali dalam sehari, dan jangan memakai kembali pakaian yang sudah kotor atau bekas keringat.
Faktor Penyebab Bau Badan
Selain bakteri dan kurangnya menjaga kebersihan, faktor lain yang membuat bau badan menjadi tidak sedap adalah:
Makanan & Minuman
Minuman yang mengandung kafein atau alkohol bisa memicu keringat berlebih, begitu juga makanan pedas. Sehingga menyebabkan tubuh menjadi panas dan lembab.
Minuman yang mengandung kafein atau alkohol bisa memicu keringat berlebih, begitu juga makanan pedas. Sehingga menyebabkan tubuh menjadi panas dan lembab.
Obat-Obatan
Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti aspirin, acetaminophen, pemakaian dosis thyroxine berlebih, injeksi hormon tiroid, venlafaxine, bupropion, dan beberapa obat untuk perawatan penyakit kejiwaan juga bisa memicu keluarnya keringat berlebih.
Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti aspirin, acetaminophen, pemakaian dosis thyroxine berlebih, injeksi hormon tiroid, venlafaxine, bupropion, dan beberapa obat untuk perawatan penyakit kejiwaan juga bisa memicu keluarnya keringat berlebih.
Penyakit
Beberapa penyakit juga mempengaruhi munculnya bau badan yang menyengat seperti gangguan hati, diabetes, gangguan pencernaan, dan gangguan metabolisme genetik.
Beberapa penyakit juga mempengaruhi munculnya bau badan yang menyengat seperti gangguan hati, diabetes, gangguan pencernaan, dan gangguan metabolisme genetik.
Cara Alami Menghilangkan Bau Badan
Untuk menghilangkan bau badan yang mengganggu, Anda bisa saja menggunakan obat-obatan seperti antikolinergik yang akan mengurangi produksi keringat dengan menghalangi kerja asetilkolin, zat kimia yang merangsang kelenjar keringat, tapi obat ini memiliki efek samping yaitu mulut kering, penglihatan kabur, gangguan kencing, kehilangan selera makan, pusing, dan lainnya. Atau deodorant yang khusus untuk mencegah keluarnya keringat sehingga mengurangi bau badan.
Namun tidak ada salahnya mencoba melenyapkannya dengan bahan-bahan alami yang lebih sehat dan aman, terutama bila kulit Anda sensitif. Berikut ini tips-tipsnya:
Cuka
Cuka apel adalah salah satu anti bakteri yang kuat, sangat ampuh menghilangkan bau badan dengan menetralkan pH kulit.
Cara menggunakan:
Celupkan sebagian bola kapas ke dalam cuka, lalu oleskan ke ketiak. Tunggu 2-3 menit, lalu mandi. Lakukan sebanyak 2 kali sehari setiap pagi dan malam.
Cara lainnya, berendam dalam air yang sudah dicampur segelas cuka. Atau meminum air hangat yang sudah dicampur dengan madu dan 2 sendok cuka sebanyak 3 kali sehari sebelum makan.
Baking Soda
Tak hanya digunakan di dapur, baking soda bisa dimanfaatkan untuk perawatan rambut dan kulit. Baking soda membantu menyerap lembab dari kulit, menyerap keringat, dan mengurangi bau menyengat pada tubuh Anda. Selain itu, baking soda juga membunuh bakteri.
Cara menggunakan:
Campurkan sesendok makan baking soda dan air lemon, oleskan ke ketiak dan bagian tubuh lain yang banyak mengeluarkan keringat. Biarkan selama beberapa menit, lalu bilas dan mandi. Jangan digosok sama sekali.
Atau campurkan beberapa sendok baking soda dengan tepung maizena. Oleskan pada kulit ketiak secara merata dan tipis-tipis. Langkah ini hanya bertahan selama beberapa jam saja, berguna untuk mencegah keringat dan bau badan.
Rosemary
Rosemary mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Kandungan menthol dan klorofil-nya mempunyai khasiat sebagai deodorant alami yang menetralkan bau badan menyengat. Tak hanya itu, rosemary juga akan membuat tubuh Anda menjadi wangi. Rosemary juga mengandung zinc, yang bila kekurangan bisa menyebabkan bau badan.
Cara menggunakan:
Tambahkan satu setengah gelas rosemary kering ke dalam 4 gelas air panas. Diamkan selama 10 menit, lalu tambahkan ke air di bathup. Gunakan untuk berendam selama 15-20 menit. Lakukan sehari sekali.
Selain itu, Anda juga bisa mencampurkan 8-10 tetes minyak esensial rosemary ke dalam 30 ml air lalu gunakan untuk ketiak sebagai deodorant.
Air Lemon
Kandungan asam dalam lemon membantu menurunkan tingkat pH kulit, yang membuat bakteri penyebab bau badan tidak bisa bermukim di kulit Anda.
Cara menggunakan:
Belah lemon, gunakan untuk dioleskan ke ketiak. Biarkan sampai lemon kering meresap, lalu mandi dan bilas bersih. Lakukan sehari sekali.
Namun bila kulit Anda sensitif, larutkan air lemon ke dalam segelas air hangat, oleskan ke ketiak menggunakan kapas hingga merata. Bilas sampai bersih setelah didiamkan selama 10 menit.
Lobak
Lobak memiliki sifat anti bakterial yang membantu membunuh bakteri penyebab bau badan. Dan lonak merupakan sumber vitamin C yang baik serta kandungan lain yang membantu melenyapkan bau badan.
Cara menggunakan:
Buatlah pasta atau krim dari lobak, dengan menghaluskan 2-3 potong lobak menggunakan blender, lalu gunakan saringan untuk diekstrak airnya. Gunakan air lobak ini ke ketiak dan daerah berbulu lainnya. Biarkan sampai kering dan menyerap ke kulit, bilas menggunakan air hangat hingga bersih. Cara ini efektif selama kurang lebih 10 jam. Lakukan ini setiap pagi.
Minyak Tea Tree
Minyak tea tree bersifat anti bakterial dan juga berkhasiat sebagai antiseptik untuk membunuh bakteri yang ada di permukaan kulit dan menyingkirkan bau badan tidak sedap. Selain itu tea tree juga bertindak sebagai astringent, dengan mengendalikan keluarnya keringat.
Cara menggunakan:
Larutkan 2 tetes minyak tea tree ke dalam 3 ml air hingga tercampur. Masukkan ke dalam botol spray, dan gunakan sebagai deodorant semprot.
Rumput Gandum
Rumput gandum mengandung banyak sekali klorofil yang mempunyari efek seperti deodorant dan juga mennyingkirkan racun.
Cara menggunakan:
Campur 1-2 sendok makan air rumput gandum ke dalam segelas air. Minum sampai habis tiap pagi. Rumput gandum memiliki rasa yang cukup kuat, jadi bila Anda tidak menyukainya gunakan cara lain.
Tomat
Tomat mengandung antiseptik yang bisa membunuh bakteri penyebab bau badan serta membantu mengecilkan pori dan mengurangi keluarnya keringat.
Cara menggunakan:
Haluskan 7-8 buah tomat, saring pisahkan air dan ampasnya. Masukkan air tomat ke air yang akan Anda gunakan untuk mandi. Lakukan langkah ini sehari sekali. Selain itu Anda juga boleh meminumnya, 1 atau 2 gelas jus tomat setiap hari untuk menghilangkan bau badan.
Selain cara-cara di atas, berikut tips tambahan yang juga harus dilakukan agar usaha Anda untuk menghilangkan bau badan lebih efektif:
- Mandi minimal sehari dua kali.
- Jangan menggunakan baju yang sudah kotor, cuci bersih baju Anda.
- Kendalikan emosi. Emosi juga bisa mempengaruhi banyaknya keringat yang keluar.
- Gunakan baju yang terbuat dari katun yang menyerap keringat dari pada bahan sintetis agar tubuh Anda tidak lembab.
- Minum banyak air putih.
- Selektif terhadap makanan dan minuman. Banyak-banyak lah makan sayur seperti bayam, kale, dan lainnya.
- Cukur/potong rambut ketiak secara teratur dengan cara yang benar. Mencukur rambut ketiak dengan cara yang salah bisa mengakibatkan iritasi.
http://webkesehatan.com/hilangkan-bau-badan/


