Media
Kesehatan
Sakit kuning yang di dalam istilah
kedokteran disebut jaundice adalah pewarnaan kuning pada kulit dan bagian
putih mata (sklera) yang disebabkan karena tingginya kadar pigmen empedu
(bilirubin) di dalam darah.
Pengobatan
Jika
penyebabnya adalah penyakit hati (misalnya virus hepatitis), biasanya sakit
kuning akan menghilang sejalan dengan perbaikan penyakitnya.
Jika penyebabnya adalah penyumbatan pada
saluran empedu biasanya dilakukan pembedahan atau endoskopi sesegera mungkin
untuk membuka saluran yang tersumbat.
Penyebab Sakit Kuning
Perlu
diketahui bahwa mekanisme pembuangan sel darah merah yang sudah tua atau yang
sudah rusak dilakukan oleh empedu. Selama proses ini berlangsung, hemoglobin
(bagian dari sel darah merah yang mengangkut oksigen) dipecah menjadi
bilirubin. Bilirubin dibawa ke dalam hati dan dibuang ke dalam usus. Jika proses
pembuangan ini terganggu, bilirubin yang berlebihan akan masuk ke dalam aliran
darah menyebabkan jaundice.
Kadar
bilirubin yang tinggi dalam darah bisa terjadi karena :
- Peradangan
atau kelainan di hati yang mengganggu proses pembuangannya ke dalam empedu
-
Penyumbatan saluran
empedu di luar hati oleh batu empedu atau tumor
- Pemecahan sejumlah
sel darah merah seperti yang terjadi pada bayi baru lahir yang mengalami sakit
kuning. Kelainan yang diturunkan ini biasanya ditemukan pada pemeriksaan rutin
tes fungsi hati
Gejala
Orang
yang terkena sakit kuning, kulit dan bagian putih matanya akan tampak berwarna
kuning. Air kencingnya berwarna gelap karena bilirubin dibuang melalui ginjal. Gejala
lainnya muncul tergantung kepada penyebabnya :
- Peradangan hati
(hepatitis) bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan, mual – muntah, dan demam
-
Penyumbatan empedu
bisa menyebabkan gejala kolestasis
No comments:
Post a Comment