Monday, October 12, 2020

Asam Urat dan Nyeri Sendi

 

    Asam urat atau uric acid merupakan hasil akhir nucleic acid atau metabolisme zat purine (salah satu unsur protein) dalam sel tubuh. Kelebihan asam urat dalam darah ini berupa kristal yang berbentuk seperti jarum akan tertumpuk pada jaringan persendian, maka inilah yang menyebabkan nyeri atau radang sendi atau dalam istilah medis disebut Gout Arthritis.

Mengapa asam urat bisa berlebihan dalam darah?

    Penyebabnya adalah penurunan ekskresi (pengeluaran) melalui ginjal. Hal ini bisa dikarenakan gangguan fungsi ginjal dalam mengeluarkan asam urat, akibat penggunaan obat-obatan tertentu yang berefek samping menurunkan pengeluaran asam urat, seperti obat diuretik (peluruh air seni), aspirin (obat jantung), obat-obat anti tuberculosis.

    Produksi asam urat berlebihan yang disebabkan oleh faktor dari luar tubuh seperti makanan yang mengandung purine tinggi. Sedang faktor dari dalam tubuh seperti gangguan enzim pengatur metabolisme purin dan proses pemecahan purin yang berlebihan akibat pengobatan untuk mematikan sel ganas.

    Kombinasi dari kedua hal tersebut di atas seperti minuman beralkohol, akan meningkatkan asam urat dalam darah karena meningkatnya metabolisme purin dan mengganggu fungsi ginjal dalam pengeluaran asam urat dari ginjal.

Kadar asam urat normal

    Asam urat dalam darah dikatakan berlebihan bila kadarnya lebih besar dari 7,0 mg% pada pria dan lebih besar dari dari 6mg% pada wanita. Fluktuasi kadar asam urat naik turun tergantung pada faktor makanan dan kondisi kesehatan seseorang, untuk menjadi serangan akut. Menurut dr. Caecilia R. Padang, Ph.D., FACR, konsultan Pusat Reumatik Indonesia, kadar asam urat lebih tepat tidak diturunkan secara drastis dengan obat-obatan dosis tinggi, tetapi secara perlahan karena setelah serangan pertama, maka kalau sampai mendapat serangan kedua maka serangan-serangan berikutnya akan lebih sering muncul bahkan berkepanjangan dan kronis.

Gejala dan Perkembangan Gout Arthritis

·      Merasakan nyeri dan kaku bersifat akut, pertama kali menyerang sendi-sendi ibu jari kaki sampai ke jari-jari lain

·     Pada taraf lanjut bisa sampai pada pergelangan kaki, lutut, siku, dan sendi-sendi lainnya pada tangan. Peradangan ini bisa disertai dengan demam, dan pembengkakan sendi di mana bagian yang bengkak terasa panas

·      Lebih lanjut tahapan asam urat ini, kumpulan kristal-kristal asam urat (monosodium urat) akan membentuk gumpalan pada bawah kulit, yang kemudian membentuk tophi (semacam benjolan), jika tophi tersebut berukuran besar, yang membuat persendian nampak menonjol.

·    Bilamana endapan monosodium urat ini terjadi di ginjal maka bisa mengakibatkan batu ginjal, bahkan bisa merusak jaringan ginjal dan dikhawatirkan terjadinya gagal ginjal.

Siapakah yang berpotensi terkena asam urat?

·     Mereka yang berusia di atas 40 tahun (di Indonesia 35% terjadi pada pria berusia kurang dari 34 tahun).

·     Mereka yang sering minum minuman beralkohol (faktor resiko mencapai 50%)

·     Kebiasaan makan seafood seperti udang, kepiting, tiram, remis. Jeroan (hati, paru, ginjal, babat, otak). Daging kambing, bebek, makanan kaleng.

·     Makan sayuran dengan kandungan purin tinggi seperti bunga kol, bayam, daun singkong, kangkung, melinjo, asparagus, kacang-kacangan.

·     Mereka dengan berat badan lebih dari ideal.

·     Mereka dengan keluarga/saudara yang menderita asam urat.

·    Mereka yang mempunyai penyakit tekanan darah tinggi (22%), batu ginjal (13%), jantung koroner dan diabetes mellitus.

Tips bagi penderita asam urat

·    Mengatur pola makan yang sehat yaitu menghindari makanan yang mengandung purin tinggi, minuman beralkohol.

· Olahraga kelenturan untuk melancarkan peredaran darah, mengurangi nyeri, menurunkan berat badan.

·      Banyak minum air putih

Media Kesehatan Alami

No comments:

Post a Comment