Friday, October 9, 2020

Kolesterol Kenali Sejak Dini dan Cegah

 

    Kegemukan dan makan jeroan, mungkin begitu sebagian jawaban anda. Tapi perlu diketahui bahwa bukan Cuma yang bertubuh tambun saja yang bisa kena kolesterol tinggi. Orang yang bertubuh kurus juga dapat terkena Hypercholesterol.  Kolesterol merupakan pembunuh diam-diam yang dapat menyerang siapa saja dan kapan saja meskipun kolesterol datang bukannya tanpa gejala, namun faktor ketidaktahuan akan gejala yang ada serta buruknya budaya cek kesehatan secara berkala membuat si penderita terlambat dalam mengantisipasinya. Terkadang seseorang baru sadar jika kolesterol dalam tubuhnya tinggi justru setelah terjadi penyakit-penyakit besar yang ditimbulkannya seperti stroke, jantung koroner, bahkan penyumbatan pada semua pembuluh darah seluruh tubuh.

    Tindakan paling bijaksana adalah mengenali kolesterol dengan benar dan mencegahnya, jangan sampai terjadi pada anda dan keluarga anda.

    Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak yang beredar di dalam darah, diproduksi oleh hati dan sangat diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme tubuh, seperti dalam pembentukan sel baru dan hormon.

    Namun kadar kolesterol darah yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan penumpukan lemak dalam dinding pembuluh darah. Jika hal ini terjadi dan dibiarkan, pada akhirnya jantung dan otak akan kekurangan pasokan darah sehingga menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Jenis komponen lemak dan istilah dalam kolesterol

·         Low Density Lipoproteins (LDL)

LDL sering dijuluki sebagai “kolesterol jahat” berperan mengalirkan kolesterol ke seluruh tubuh. LDL menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah.

·         High Density Lipoproteins

HDl adalah “kolesterol baik” berperan membuang kelebihan kolesterol dari sel dan pembuluh darah serta membawa kolesterol kembali ke hati untuk dibuang

·         Trigliserida

Adalah lemak cadangan/simpanan energi yang terbentuk sebagai hasil dari metabolisme makanan, bukan saja yang berwujud lemak tetapi juga karbohidrat dan protein yang berlebihan yang tidak seluruhnya dibutuhkan sebagai sebagai sumber energi.

·         Kolesterol total

Senyawa yang merupakan gabungan fraksi kolesterol di atas.

google image
Gejala-gejala yang menyertai meningkatnya kolesterol dalam darah

·         Mudah lesu/lemah

·         Sering kesemutan, bahkan sampai di ujung jari tangan atau kaki

·         Seing mengalami gejala menyerupai masuk angin, pegal/tegang pada tulang belikat

·         Sering merasakan tegang di seputar bahu ke pangkal leher

Tips sehat alami mengendalikan kolesterol

                Bila sudah sering merasakan gejala tersebut di atas, segera lakukan :

1.       Cek kadar kolesterol dalam darah ke laboratorium

2. Mengatur pola makan yang sehat, dengan menghindari/mengurangi makanan berlemak tinggi seperti telur daging mamalia, ayam ptong, dan gorengan

3.       Memperbanyak konsumsi sayuran dan buah segar

4.       Melakukan olahraga teratur

5. Atur pola hidup yang seimbang antara aktifitas dan istirahat yang cukup

Media Kesehatan Alami

 

No comments:

Post a Comment