Saturday, October 17, 2020

Diabetes Mellitus

 

Diabetes Mellitus

Bisakah di atasi tanpa ketergantungan obat kimia ?

Dalam kehidupan sehari-hari dikenal sebagai penyakit kencing manis. Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar gula (glukosa) dalam darah secara berlebihan. Disebut kencing manis karena pada penderita DM dapat ditemui zat gula yang mana seharusnya tidak diketemukan.

Mengapa bisa terjadi DM?

Setiap makanan yang masuk dalam tubuh dapat diubah menjadi zat gula (Glukosa) yang diedarkan ke seluruh tubuh oleh aliran darah. Glukosa dalam darah seharusnya dapat terserap semua oleh sel-sel tubuh, di mana akan diubah menjadi energi dan kelebihannya akan tersimpan sebagai otot untuk yang beraktifitas tinggi, dan sebagai lemak bagi yang kurang aktifitas fisik. Glukosa tersebut dapat terserap oleh sel-sel tubuh apabila ; hormon insulin yang dihasilkan oleh sel beta langerhan pada kelenjar pankreas dan kondisi sel-sel tubuh baik kualitas maupun kuantitasnya dalam keadaan optimum. Apabila salah satu keadaan tersebut di atas tidak normal maka terjadilah kenaikan glukosa dalam darah. Dan kondisi inilah yang disebut dengan Diabetes Mellitus.

Jenis Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus type 1, penyebab utama belum diketahui secara pasti , namun sejak lahir kelenjar pankreas tidak bisa menghasilkan insulin secara optimal, akibatnya dari masa kanak-kanak sangat tergantung pada injeksi insulin.

Diabetes mellitus type 2, penderita sejak lahir tidak mempunyai gangguan pada pankreas maupun produksi hormon insulinnya. Namun seiring berjalannya waktu bertambahnya usia dan pola makan serta kondisi lingkungan dapat menyebabkan menurunnya kinerja kelenjar pankreas. Penderita DM type 2 ini seringkali tidak terdiagnosis lebih awal, dan ironisnya baru terdeteksi setelah penyakit ini menunjukkan komplikasi berupa kerusakan organ tubuh seperti mata, syaraf, ginjal, dsb.

Kadar gula dalam darah yang normal adalah 70 – 120 mg/dl, kadar gula ini akan meningkat segera setelah makan dan akan kembali normal setelah 1 – 2 jam. Sedangkan bagi penderita DM type 2 kadar gula yang baik adalah antara 70 – 170 mg/dl untuk kondisi sebelum sarapan, atau 4 – 5 jam setelah makan. Kadar gula harus di bawah 200 mg/dl setelah 2 jam selesai makan.

Gejala dan tanda terkena Diabetes Mellitus type 2

·         Sering merasa haus dan sering buang air kecil

·         Merasa sangat lapar dan stamina menurun

·         Kehilangan berat badan yang tidak karena diet

·         Luka yang sulit sembuh, kulit kering dan gatal-gatal

·         Kehilangan kepekaan rasa dan kesemutan pada kaki

·         Kualitas penglihatan menurun

Siapa yang berpotensi terkena Diabetes Mellitus type 2?

·   Mereka yang berusia di atas 40 tahun, sebaiknya mulai memeriksakan kadar darahnya

·     Kegemukan dengan kelebihan berat badan mencapai 20% di atas normal

·  Keturunan yaitu yang mempunyai ayah, ibu, dan saudara yang menderita Diabetes Mellitus

·    Pengidap tekanan darah tinggi di atas 140/90 mmHg

Tips bagi penderita Diabetes mellitus type 2

·     Mengatur pola makan yang sehat (diet karbohidrat)

·       Olahraga teratur dan menjaga berat badan yang ideal

·   Menghindari terjadinya penurunan gula darah secara drastis yang disebabkan oleh; menunda waktu makan/tidak makan, makan terlalu sedikit, olahraga berlebihan, konsumsi obat diabetes berlebihan, mengkonsumsi alkohol.

 

Media Kesehatan Alami

 

No comments:

Post a Comment