Lecithin kedelai merupakan
protein nabati berkualitas tinggi yang mengandung asam lemak tak jenuh
berikatan rangkap, sebagai antioksidan yang menetralisir radikal bebas dalam
tubuh, meregenerasi sel-sel yang rusak, melarutkan dan mengatasi penyumbatan
pembuluh darah, serta menstimulir antibodi (kekebalan) dalam tubuh.
“Lecithin sebenarnya adalah
senyawa Phosphatidyl Choline (PC) yang terdapat pada kedelai, yang merupakan
asam lemak tak jenuh berikatan rangkap. Senyawa PC ini umumnya ditemukan pada
selaput sel tumbuhan dan hewan, termasuk pada jaringan urat syaraf dan otak
manusia. Lecithin sering disebut juga dengan phosphatidyl,
phosphatidylinositol, PC-55, ethanolamine, serine, choline atau vitrelin.”
Keistimewaan Lecithin adalah sifatnya
yang lipotropik, yaitu mendorong pengangkutan asam lemak dari hati ke jaringan
tubuh atau meningkatkan pembakaran lemak di hati. Dengan begitu Lecithin akan
mencegah tertimbunnya lemak secara berlebihan. Kemampuan inilah yang menjadikan
Lecithin sebagai bahan natural terapi yang handal dan sangat aman tanpa efek
samping.
Kemampuan mengurangi kelebihan
lemak dalam tubuh disebabkan kandungan asam lemak tak jenuh berikatan rangkap,
seperti linoleat omega 6 (sampai 55%), oleat (9,8%), arakhidonat (5,5%), di
mana molekul-molekul lemak tersebut mampu mengikat lemak-lemak lain dengan
ikatannya yang masih kosong, setelah itu ikatan yang terbentuk akan
didistribusikan dan dibakar pada tempat-tempat yang memerlukan dalam tubuh
sebagai energi.
![]() |
| google image |
Kandungan senyawa pada Lecithin antara lain :
· Phospholipid, merupakan unsur pembentuk membran
sel, bahkan 30% jaringan otak manusia merupakan unsur dari Lecithin. (Diane
Craft, MA)
· Choline, merupakan senyawa yang meningkatkan
pembentukan acethylcholine, yaitu suatu zat yang sangat dibutuhkan untuk
transfer mitter dalam syaraf otak.
· Inositol, unsur yang memiliki pengaruh
lipotropik yang menjaga lemak tetap dalam keadaan cair menuju dan dari hati
(liver). Kekurangan unsur ini menyebabkan kelainan hati (cirrosis hepatis), aterosklerosis,
dan penyakit arteri koroner penyebab serangan jantung dan stroke. (DR. Daniel
Steinberg, University of California)
· Karoten, Retinol, Tokoferol, merupakan
antioksidan yang menjaga keseimbangan tubuh terhadap masuknya oksidator ke
dalam tubuh.
· Asam linoleat (omega 6), asam linolenat (omega
3), asam oleat (omega 9), merupakan unsur Lecithin yang sangat diperlukan dalam
perkembangan dan pertumbuhan otak.
Media Kesehatan Alami


No comments:
Post a Comment