Wednesday, October 28, 2020

Nyeri Hebat Saat Menstruasi

 

Nyeri Hebat Saat Menstruasi

Waspadai Kista..! dapat menjelma menjadi kanker kandungan

Hati-hati  bisa jadi itu adalah gejala endometriosis, atau kista atau mioma uteri. Namun kista merupakan kasus yang paling sering ditemui pada wanita, dan kecenderungan makin meningkat kasus tersebut.

Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kista dapat berisi cairan kental, udara, maupun nanah. Umumnya kista tumbuh di ovarium, tetapi ada juga kasus kista yang tumbuh di vagina, daerah vulva yang biasa disebut endometriosis.

Kista berpotensi menjadi kanker. Ada literatur yang mengatakan 20% – 30 % kista berpotensi menjadi kanker. Sampai saat ini kista masih menjadi topik penelitian yang menarik, pasalnya sampai sekarang belum diketahui secara pasti faktor penyebab dan cara pencegahannya.

Namun beberapa kasus menunjukkan bahwa kista pada ovarium bisa terjadi karena gagalnya sel telur (folikel) untuk berovulasi. Dalam siklus reproduksi, satu sel telur dalam ovarium wanita setiap bulannya akan mengalami ovulasi, yaitu keluarnya sel telur dari folikel untuk kemudian ditangkap serabut fimbria dan ditempatkan di saluran ovarium (tuba falopi) dan siap dibuahi jika bertemu dengan sperma. Folikel yang telah kehilangan inti sel telur ini disebut dengan corpus luteum, yang secara normal akan mengalami degenerasi dan hilang diserap oleh tubuh. Kegagalan keluarnya sel telur dari folikel tersebut atau juga kegagalan penyerapan corpus luteum oleh tubuh inilah yang diperkirakan sebagian ahli sebagai potensi terjadinya kista di ovarium.

Gejala dan tanda-tanda

Pada stadium awal biasanya berupa gangguan siklus menstruasi, pada stadium ini terkadang kista bisa menekan kandung kemih atau rektum. Hal ini  yang mengakibatkan jadi sering buang air, dan penekanan tersebut juga bisa mengakibatkan nyeri di daerah panggul atau perut bagian bawah.

Stadium berikutnya gejala yang terjadi berhubungan dengan adanya asites (penimbunan cairan dalam rongga perut), penyebaran ke omentum (lemak perut), dan organ-organ di dalam perut lainnya. Perut menjadi membuncit, kembung, mual, gangguan nafsu makan, gangguan buang air besar dan kecil. Biasanya diikuti dengan pendarahan menstruasi yang kental dan banyak.

Karena sebagian besar kasus kanker ovarium bermula dari suatu kista, maka apabila seorang wanita mendapati suatu gejala tersebut di atas harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kista akan cepat membesar jika

·         Kista ditemui pada usia remaja atau pasca menopause

·         Kista dengan dinding tebal dan tidak berurutan

·         Kista dengan bagian padat

Yang bisa dilakukan setelah mengetahui adanya kista, apabila kista tersebut merupakan kista jinak?

·         Memperhatikan pola makan dengan menghindari makanan yang bersifat karsinogen, seperti bumbu penyedap yang mengandung zat kimia, pewarna, dan pengawet.

·   Mengurangi konsumsi makanan berlemak dan menambah asupan makanan berprotein tinggi.

·         Melakukan olahraga yang teratur dan istirahat yang cukup.

Penting!

·   Pengobatan tergantung pada tujuan utama pengobatan pasien. Beberapa pasien lebih mementingkan faktor kesuburan, sementara yang lain lebih mementingkan keteraturan siklus menstruasi.

·    Jika fertilitas merupakan tujuan utama, pengobatan ditujukan untuk menimbulkan ovulasi. Ovulasi sering dapat di induksi dengan klomifen sitrat (suatu obat fertilitas yang diminum). Pengobatan dengan obat-obatan yang meningkatkan sensitifitas terhadap insulin dapat juga membuat ovulasi lebih teratur, jika memang terdapat gangguan metabolik ini. Gonadotropin (obat fertilitas yang diberikan secara injeksi) dapat juga digunakan untuk menginduksi ovulasi, bila pasien tidak berespon dengan pengobatan yang sederhana. Pengobatan dengan Gonadotropin walau bagaimana masih mahal dan berhubungan dengan terjadinya kehamilan dengan janin multipel.

Media Kesehatan Alami

 

 

No comments:

Post a Comment