Wednesday, July 8, 2015

Cara Mudah Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Hitam Secara Alami


Jerawat merupakan masalah wajah yang paling banyak dirasakan oleh kebanyakan orang pada umumnya, tidak hanya pemuda orang dewasa pun kadang juga mengalaminya. Dengan seiring waktu jerawat akan sembuh dengan adanya usaha-usaha yang kita lakukan dengan rutin (Baca: Menyembuhkan Jerawat yang Membandel pada Wajah ). Namun dengan sembuhnya atau berkurangnya jerawat, kadang akan meninggalkan suatu masalah yang baru yaitu bekas jerawat dan flek hitam yang ditinggalkan oleh jerawat, salah satu penyebabnya adalah kebiasaan memencet jerawat. 
Kebiasaan ini sebenarnya sangat tidak dianjurkan karena akan menimbulkan masalah baru. Jika Anda tidak nyaman dengan adanya jerawat dan memaksa memecahkannya yaitu dengan memencetnya, justru itulah masalah barunya akan memicu peradangan pada jerawat, dan inilah salah satu penyebab timbulnya bekas jerawat pada wajah ketika jerawat sudah kering. Maka dari itu dianjurkan untuk Anda yang memiliki jerawat atau ketika jerawat muncul Anda harus belajar sabar untuk tidak memencetnya, karena akan berdampak buruk kedepannya. Faktor lain yang juga berpotensi menimbulkan bekas jerawat adalah penggunaann kosmetik ataupun obat jerawat yang mengandung alkohol atau minyak. Untuk itu kali ini kami akan memberikan tips untuk menghilangkan bekas jerawat yang membandel dan susah dihilangkan, silahkan disimak.


1. Jeruk Nipis dan Putih Telur

Jeruk nipis dan putih telur ini terkenal dengan khasiatnya untuk mengencangkan kulit wajah.
Untuk memperbaiki warna kulit, Caranya :

- Campurkan perasan 1 jeruk nipis dan putih telur secukupnya
- Oleskan bahan tersebut pada seluruh bagian wajah
- Biarkan selama 5-10 menit
- Bersihkan wajah dengan air dingin

Lakukan terapi ini secara rutin seminimalnya 1x seminggu


2. Lidah Buaya. 
Caranya :
-Gunakan gel daging buah lidah buaya sebagai masker wajah
 
-Diamkan selama 10-15 menit kemudian bilas dengan air hingga bersih,
 

Penggunaan secara rutin efektif mengurangi bekas jerawat.


3. Bawang Putih.
 
Caranya :
-Iris bawang putih kemudian oleskan irisan tersebut pada bagian bekas jerawat,
 
-Tunggu 10-15 menit
 
-kemudian bilas dengan air.
 
Gunakan secara rutin agar memberikan efek yang sempurna, noda bekas jerawat Anda tersamarkan.

4. Ampas Teh
 
Caranya :

- Oleskan ampas teh pada bagian noda bekas jerawat
- Diamkan selama 10-15 menit
- Bilas dengan air hingga bersih

Gunakan tips ini secara rutin untuk melihat hasil berkurangnya noda bekas jerawat

5. Lemon

Anda juga dapat menggunakan masker lemon untuk menyembuhkan bekas jerawat
Caranya :
- Ambil lemon yang masih segar
- Blender lemon tersebut secukupnya sampai halus
- Ambil sendok dan tambahkan ke kapas
- Kapas yang tertera pada sikat untuk mengisi bekas jerawat
- Diamkan selama 15 menit
- Bilas lemon dari bekas untuk membersihkan wajah Anda

Lakukan secara rutin untuk melihat hasilnya dan wajah tampak segar


6. Suplai Makanan

Selain pengobatan dari luar Anda juga dapat
 mengobati bekas jerawat dengan mengontrol asupan makanan yang anda konsumsi, yaitu dengan menghindari makanan yang berlemak dan minuman yang bersoda. Namun, perbanyaklah minum air putih dan olah raga yang cukup untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh kita. Untuk melihat hasil yang maksimal lakukan perawatan secara rutin minimal 2x seminggu. Memang jika kita menerapkan perawatan maupun pengobatan secara alami hasilnya tidak dapat langsung dirasakan atau bisa dibilang butuh tahap, ketlatenan dan mengingat sesuatu yang memuaskan membutuhkan waktu lamadan  jika dibandingkan dengan obat-obatan kimia untuk perawatan. Namun perlu diketahui efek yang ditimbulkan oleh bahan kimia lama kelamaan justru akan merusak pada tubuh anda.


http://perilian.blogspot.com

Thursday, July 2, 2015

HERNIA INGUINALIS

Hernia Inguinalis adalah keadaan di mana sebagian usus masuk melalui sebuah lubang pada dinding perut ke dalam kanalis inguinalis. Kanalis Inguinalis adalah saluran berbentuk tabung yang merupakan jalan tempat turunnya testis (buah zakar) dari perut ke dalam skrotum (kantung zakar) sesaat sebelum bayi dilahirkan.
Penyebab
            Biasanya tidak ditemukan penyebab yang pasti meskipun kadang dihubungkan dengan angkat berat. Hernia terjadi jika bagian dari organ perut (biasanya usus) menonjol melalui suatu titik yang lemah atau robekan pada dinding otot yang tipis yang menahan organ perut pada tempatnya.
            Pada pria, hernia bisa terjadi di selangkangan yaitu pada titik di mana korda spermatika keluar dari perut dan masuk ke dalam skrotum. Hernia Inguinalis Direk menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan sedangkan Hernia Indirek turun ke dalam skrotum.
Gejala
            Biasanya Hernia Inguinalis menyebabkan terbentuknya benjolan di selangkangan dan skrotum tanpa rasa nyeri. Jika penderita berdiri, benjolan bisa membesar. Dan jika penderita berbaring, benjolan akan mengecil karena isinya keluar dan masuk di bawah.
Diagnosa
            Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Benjolan akan membesar jika penderita batuk, membungkuk, mengangkat beban berat, atau mengejan.
Pengobatan
            Hernia Inguinalis seringkali dapat didorong kembali ke dalam rongga perut. Tetapi jika tidak dapat didorong kembali melalui dinding perut maka usus bisa terperangkap di dalam Kanalis Inguinalis (inkarserasi) dan aliran darahnya terputus (strangulasi). Jika tidak ditangani bagian usus yang mengalami strangulasi bisa mati karena kekurangan darah. Biasanya dilakukan pembedahan untuk mengembalikan usus ke tempat asalnya dan untuk menutup lubang pada dinding perut agar hernia tidak terjadi lagi.
            Obat – obatan biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri setelah penderita menjalani pembedahan. Kadang setelah menjalani pembedahan penderita dianjurkan untuk memakai korset supaya menyokong otot yang lemah selama masa pemulihan.
Media Kesehatan Malangraya

Monday, June 29, 2015

DEMAM CHIKUNGUNYA

Chikungunya berasal dari bahasa shawill. Istilah chikungunya berasal dari gejala pada penderita yang meliuk atau melengkung. Hal ini mengacu pada tubuh penderita chikungunya yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat. Nyeri sendi ini terjadi pada lutut, pergelangan kaki, serta persendian tangan dan kaki.
Penyebab
            Demam chikungunya disebabkan oleh virus chikungunya (CHIKV) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegepty.
Gejala
            Mereka yang terkena chikungunya biasanya mengalami gejala seperti tubuh tiba – tiba terasa demam diikuti dengan linu di persendian. Gejalanya yang khas adalah timbul rasa pegal – pegal, ngilu, dan rasa sakit di tulang. Makanya ada yang menyebut demam tulang atau flu tulang.
            Penyakit chikungunya tidak sampai menyebabkan kematian. Nyeri pada persendian tidak akan menyebabkan kelumpuhan. Setelah 5 hari, demam akan berangsur – angsur reda. Rasa ngilu dan nyeri di persendian dan otot akan berkurang dan penderitanya akan sembuh seperti sedia kala.
            Meskipun dalam beberapa kasus nyeri di persendian itu berlangsung selama berhari – hari bahkan sampai berbulan – bulan. Hal ini biasanya disebabkan karena penderita sebelumnya mempunyai riwayat nyeri tulang dan otot.
Pengobatan
            Demam chikungunya termasuk Self Limiting Disease atau penyakit yang sembuh dengan sendirinya. Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk penyakit ini. Pengobatan yang diberikan hanyalah terapi simtomatis untuk menghilangkan gejala penyakitnya seperti obat penghilang rasa sakit atau golongan parasetamol untuk mengurangi demam. Antibiotika tidak diperlukan pada kasus ini.
            Untuk mempercepat penyembuhan, penderita dianjurkan mengkonsumsi makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan protein (untuk meningkatkan daya tahan tubuh) dan minum sebanyak mungkin (untuk mengatasi kebutuhan cairan yang meningkat saat demam). Jangan lupa mengkonsumsi buah – buahan segar atau minum jus buah. Pemberian vitamin peningkat daya tahan tubuh akan bermanfaat untuk mempercepat proses pemulihan.
Pencegahan
            Satu – satunya cara menghindari penyakit ini adalah dengan membasmi nyamuk pembawa virusnya. Nyamuk ini senang hidup di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih. Nyamuk bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda yang menggantung seperti baju yang ada di belakang pintu kamar. Nyamuk ini juga menyenangi tempat yang gelap dan pengap.

            Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes Aegepty maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut seperti pemberantasan penyakit demam berdarah dengue. Pencegahan yang murah dan efektif untuk memberantas nyamuk ini adalah dengan cara menguras tempat penampungan air bersih, bak mandi, maupun vas bunga minimal seminggu sekali mengingat nyamuk ini berkembang biak dari telur sampai menjadi dewasa dalam kurun waktu 7 – 10 hari.
            Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda – benda yang memungkinkan menampung air bersih terutama pada musim hujan. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari mulai pagi sampai sore agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat. Pencegahan individu dapat dilakukan dengan cara menggunakan obat oles kulit. Penggunaan baju lengan panjang dan celana panjang juga dianjurkan.


Media Kesehatan Malangraya

Sunday, June 28, 2015

SAKIT KUNING

Media Kesehatan

                Sakit kuning yang di dalam istilah kedokteran disebut jaundice adalah pewarnaan kuning pada kulit dan bagian putih mata (sklera) yang disebabkan karena tingginya kadar pigmen empedu (bilirubin) di dalam darah.

Pengobatan
                Jika penyebabnya adalah penyakit hati (misalnya virus hepatitis), biasanya sakit kuning akan menghilang sejalan dengan perbaikan penyakitnya.
Jika penyebabnya adalah penyumbatan pada saluran empedu biasanya dilakukan pembedahan atau endoskopi sesegera mungkin untuk membuka saluran yang tersumbat.

Penyebab Sakit Kuning
                Perlu diketahui bahwa mekanisme pembuangan sel darah merah yang sudah tua atau yang sudah rusak dilakukan oleh empedu. Selama proses ini berlangsung, hemoglobin (bagian dari sel darah merah yang mengangkut oksigen) dipecah menjadi bilirubin. Bilirubin dibawa ke dalam hati dan dibuang ke dalam usus. Jika proses pembuangan ini terganggu, bilirubin yang berlebihan akan masuk ke dalam aliran darah menyebabkan jaundice.
                Kadar bilirubin yang tinggi dalam darah bisa terjadi karena :
-    Peradangan atau kelainan di hati yang mengganggu proses pembuangannya ke dalam empedu
-          Penyumbatan saluran empedu di luar hati oleh batu empedu atau tumor
-    Pemecahan sejumlah sel darah merah seperti yang terjadi pada bayi baru lahir yang mengalami sakit kuning. Kelainan yang diturunkan ini biasanya ditemukan pada pemeriksaan rutin tes fungsi hati

Gejala
                Orang yang terkena sakit kuning, kulit dan bagian putih matanya akan tampak berwarna kuning. Air kencingnya berwarna gelap karena bilirubin dibuang melalui ginjal. Gejala lainnya muncul tergantung kepada penyebabnya :
-      Peradangan hati (hepatitis) bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan, mual – muntah, dan demam

-          Penyumbatan empedu bisa menyebabkan gejala kolestasis

APA ITU MALPRAKTEK?

               Malpraktek adalah istilah yang sering digunakan oleh masyarakat dan media massa. Sebab di dalam UU Praktik Kedokteran No. 29 Tahun 2004 tidak ada istilah malpraktek. Yang ada adalah kelalaian medis. Kelalaian medis yang dimaksud adalah melanggar (tidak sesuai) dengan standar prosedur tindakan medis yang berlaku.
            Orang awam sering salah kaprah menyebut malpraktek. Mereka mengira semua tindakan medis yang gagal pasti dianggap malpraktek. Padahal tidak begitu. Malpraktek hanyalah istilah yang dibuat oleh masyarakat maupun LSM. Pasien dan keluarganya sering menggunakan media massa (baik cetak maupun elektrronik) agar kasusnya didengar. Ini merupakan tindakan yang salah sehingga malpraktek dianggap sebagai jargon hukum atau delik aduan sehingga seorang dokter (yang gagal dalam melakukan tindakan medis) dapat dimintai tanggung jawab hukum.

Supaya Tidak Terjadi Malpraktek
            Lalu apa yang harus dilakukan agar tidak sampai terjadi “malpraktek”? Dokter dan pasien seharusnya menjalin hubungan atas dasar kepercayaan. Dokter tidak boleh sembarangan melakukan tindakan medis kepada pasien sebelum mendapat persetujuan medis dari pasien terlebih dulu. Yang terjadi di lapangan sering terjadi perbedaan persepsi antara pasien dengan dokter. Pasien menganggap bahwa mereka harus disembuhkan. Jika tidak maka dianggap kelalaian. Padahal dokter juga manusia yang tidak bisa luput dari kesalahan.
            Pasien dalam hal ini  memiliki hak untuk mendapat penjelasan, minta pendapat dokter, mendapat pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis, menolak tindakan medis, dan mendapatkan rekam medis. Hak – hak pasien ini tercantum dalam pasal 52 UU Praktik Kedokteran No. 29 Tahun 2003.
            Oleh karena itu hasil pengobatan yang tidak sesuai dengan yang diharapkan pasien bukan selalu malpraktek. Sebab bisa jadi karena komplikasi penyakit maupun efek samping obat yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.
            Jika terbukti terjadi kelalaian medis, seorang dokter bisa diberi peringatan, skorsing, bahkan sampai dicabut ijin prakteknya. Dan di Indonesia sudah banyak contohnya. Pernah ada seorang dokter yang terbukti melakukan operasi di rumahnya dan menyebabkan pasien meninggal. Dokter tersebut diminta pindah profesi.

Jika Terjadi Malpraktek
            Dalam menghadapi kasus malpraktek, perlu diteliti apakah ada kerugian yang dialami pasien. Kemudian perlu dicari tahu kerugian tersebut karena kelalaian atau resiko merupakan resiko tindakan medis. Jika karena kelalaian maka pasien dapat meminta ganti rugi kepada dokter. Jika bukan karena kelalaian maka pasien harus menerimanya dengan rasional.
            Untuk melindungi pasien agar tidak sampai terjadi kasus yang heboh, pihak – pihak terkait harus terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Tak hanya itu, masing – masing rumah sakit harus memiliki customer relation yang menangani aduan dari pasien.
            Cara yang paling baik sebenarnya adalah komunikasi antara dokter dengan pasien agar tidak sampai terjadi malpraktek. Hanya saja masalahnya adalah keterbatasan waktu yang dimiliki dokter dalam menemui pasiennya. Sebab tidak dipungkiri bahwa seorang dokter menangani banyak pasien.
            Kendala komunikasi dari pihak pasien biasanya keluarga pasien tidak siap untuk berkomunikasi dengan dokter, dan keluarga yang bicara ke dokter berganti – ganti. Oleh sebab itu pihak keluarga pasien sebaiknya mencatat pertanyaan dahulu sebelum bertemu dokter. Hal ini penting demi efisiensi dan efektifitas waktu.


Media Kesehatan MalangRaya